"WELCOME TO MY BLOG" Lirik Lagu - Chord dan Technologi Komputer

Rabu, 30 November 2011

Rekrutmen PT. Kereta Api Indonesia (Peresero)

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa transportasi terbesar di Indonesia, yang mengutamakan profesionalisme dan kinerja,  memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk berkarier dan membangun perusahaan dengan kebutuhan dan kualifikasi sebagai berikut :
 
Kriteria Pelamar :
a Warga Negara Indonesia (WNI).
b Jenis kelamin : pria dan wanita
c Usia :
  Tingkat Sarjana (S1)  setinggi-tingginya  35 tahun per 30 November 2011
  Tingkat Diploma  (D3) setinggi-tingginya 30 tahun per 30  November 2011
d Lulusan perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi “A” (pada tanggal kelulusan) sesuai dengan kualifikasi/jurusan yang dibutuhkan dengan IPK serendah-rendahnya 2,95.
e Tinggi Badan untuk Wanita serendah-rendahnya 155 cm dan untuk Pria serendah-rendahnya 160 cm dengan berat badan seimbang/ideal.
f Berbadan sehat dan tidak buta warna.
g Berkelakuan baik
h Tidak pernah terlibat narkoba dan/atau psikotropika
i Tidak bertato baik pria maupun wanita
j Khusus pria tidak bertindik
k Tidak ada ikatan kerja langsung dengan instansi lain termasuk dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
l Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
 
Persyaratan  umum lamaran :
Surat lamaran ditandatangani diatas materai Rp.6.000,00 (enam ribu rupiah) dengan melampirkan :
a Fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir
b Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir
c Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
d Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 X 6 cm, sebanyak 4 (empat) buah (diberi nama)
e Fotocopy Sertifikat Akreditasi pada tanggal kelulusan dari BAN PT dan dilegalisir oleh universitas/fakultas
f Surat Keterangan Sehat dari Dokter
g Surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang (diserahkan pada saat wawancara/seleksi tahap akhir)
h Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Kepolisian yang masih berlaku
i Surat pernyataan tidak ada ikatan kerja langsung dengan instansi lain termasuk dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
j Surat Pernyataan Bersedia di tempatkan diseluruh wilayah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bermaterai Rp. 6.000,00
k Curiculum Vitae, mencantumkan pengalaman bekerja, sertifikat (keahlian/ kejuruan), Ijasah tertinggi yang dimiliki bila ada
 
Persyaratan khusus :
a Akuntansi S1
  Diutamakan memiliki sertifikat Register Akuntan (Lulus PPAk)
b Akuntansi D3
  Diutamakan memiliki Brevet A dan B
c Kedokteran Umum
  Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia
 
Prosedur melamar :
a Pelamar harus mengisi/entry data pada Formulir lamaran kerja yang tersedia melalui  Website : www.kereta-api.co.id
b
Formulir yang telah diisi tersebut dicetak oleh pelamar dan beserta persyaratannya dimasukkan dalam amplop cokelat tertutup dengan  mencantumkan TINGKAT PENDIDIKAN dan PROGRAM STUDI di sudut kiri atas (contoh : S1 / EKONOMI AKUNTANSI) dan mencantumkan NOMOR REGISTER yang di cetak dari website: www.kereta-api.co.id disudut kanan atas, dikirim melalui pos paling lambat tanggal  5 Desember 2011 dengan alamat :
MANAGING DIRECTOR OF HUMAN CAPITAL
UP. EVP PERSONNEL CARE AND CONTROL PO BOX 1240 Bandung 40000
 
Tahapan Selesksi
a Tahap I  : Seleksi Administrasi
b Tahap II : Tes Psikologi
c Tahap III  : Tes Kesehatan
d Tahap IV : Wawancara.
 
Pendidikan Yang Dibutuhkan
NO PENDIDIKAN STRATA 1 (S1)  NO   PENDIDIKAN DIPLOMA III (D3)
1. TEKNIK MESIN 1. D.3  TEKNIK MESIN
2. TEKNIK SIPIL 2. D.3  TEKNIK  SIPIL
3. TEKNIK ARSITEKTUR 3. D.3  ARSITEKTUR
4. TEKNIK ELEKTRO 4. D.3  TEKNIK GEODESI
5. TEKNIK INDUSTRI 5. D.3  TEKNIK ELEKTRO
6. INFORMATIKA/KOMPUTER 6. D.3  INFORMATIKA
 7. TEKNIK GEODESI 7. D.3  DESAIN GRAFIS
 8. METALURGI 8. D.3  EKONOMI
 9. EKONOMI   a. Akuntansi
  a. Akuntansi   b. Manajemen
  b. Manajemen 9. D.3  STATISTIK
10. KEDOKTERAN UMUM 10. D.3  PROGRAMER
11. HUKUM 11. D.3  PARIWISATA
12. STATISTIK 12. D.3  PAJAK
13. PSIKOLOGI 13. D.3  PERHOTELAN
14. KOMUNIKASI   a. Tata Boga
  a. Kehumasan   b. House Keeping
  b. Jurnalistik   c. Front Office/Tour
15. LOGISTIK 14. D.3  TEKNIK PERKERETAAPIAN
16. PENDIDIKAN Jurusan Kurikulum 15. D.3  LOGISTIK
    16. D.3  KURIKULUM
 
Ketentuan lainnya :
a. Pelamar yang dipanggil untuk mengikuti seleksi, hanya pelamar yang memenuhi persyaratan administratif serta sesuai sortlist dan akan diumumkan pada tanggal 16 Desember 2011 melalui website : www.kereta-api.co.id
b Pengumuman/pemanggilan peserta yang akan mengikuti proses seleksi, dapat diakses di website : www.kereta-api.co.id dan tidak dilakukan surat menyurat
c Setiap pelaksanaan seleksi, peserta wajib membawa kartu tanda peserta yang disiapkan oleh panitia
d Lamaran yang sudah dikirim tidak dikembalikan
e Lamaran yang pernah dikirim ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebelum pemberitahuan ini dinyatakan tidak berlaku.
f Dalam proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun dan dihimbau untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu kelulusan
g Dalam proses seleksi ini berlaku sistem gugur dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.
 

Rabu, 23 November 2011

Mencegah efek radiasi ponsel


Sering kita dengar, penggunaan handphone sehari-hari dapat menimbulkan bahaya pada kesehatan akibat radiasi handphone. Patut diketahui, radiasi adalah penebaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi dari suatu sumber radiasi ke medium atau tujuan sekitarnya. Energy radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom dan sisa atom menjadi bermutan positif yang disebut elektron positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negative. Gelombang yang dihasilkan oleh handphone dipercaya dapat memnyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Efek dari radiasi handphone antara lain dapat membuat otak menjadi lambat (diawali dengan gejala pusing setelah menelpon berjam-jam), mempengaruhi keseimbangan hormone, dan mempengaruhi irama jantung. Untuk itulah anda perlu tahu bagaimana cara mencegah efek dari radiasi ponsel atau handphone anda berikut ini:
1.      Jangan menelepone terlalu lama menggunakan handphone. Lebih baik memakai telepon rumah biasa yang memakai kabel karena bebas radiasi gelombang elektromagnetik.

2.      Saat anda melakukan panggilan-panggilan dengan handphone anda, tunggu beberapa saat sampai panggilan anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.

3.      Gunakan handsfree, headset, earphone atau speakerphone saat bicaradengan handphone agar menjauhkan radiasi dari otak yang berdekatan dengan telinga kita.

4.      Jauhkan handphone yang aktif dari tempat tidur anda. Jangan sampai anda tidur dengan handphone disamping anda untuk menghindari paparan radiasi terus-menerus ditempat yang sama.

5.      Jangan memasukkan handphone ke saku celana. Material bahan celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala. Sebuah studi mengungkapkan posisi handphone di saku celana, terutama dekat lipatan paha bisa berpengarauh menurunkan kualitas sperma hingga 30 persen.

6.      Beli handphone yang memiliki RF Specific Absorption Rate atau SAR rendah di bawah 1,6 watt/kg, agar radiasi yang dihasilkan tidak terlalu besar yang dapat mengganggu organ tubuh manusia.

7.      Hindari menggunakan handphone di elevator (lift). Elevator sebagai ruang metal tertutup dapt memicu hokum faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan dikhawatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.

8.      Jauhi teman atau orang yang berada di sekitar anda yang sedang bertelepon ria dalam jangka waktu lama untuk menghindari imbas radiasi ponsel milik orang lain.

9.      Gunakan EMF Protection atau pelindung radiasi untuk handphone anda. Satu yang sedang naik daun belakangan ini adalah pemanfaatan bio energy sebagai anti radiasi pada handphone.
 

Selasa, 22 November 2011

Membuat Company Profile Dengan Macromedia Flash



Menghemat Baterai Handphone



Handphone sudah menjadi bagian terpisahkan dalam kehidupan masyarakat modern dan disadari atau tidak, handpone sudah mempengaruhi hidup kita sehingga terkadang muncul perasaan hampa jika tidak membawa handphone kemana-mana. Saking seringnya handphone digunakan, maka menjadi suatu keharusan selalu mengisi ulang baterai sampai penuh sebelum di gunakan kembali.
Kebiasaan terlalu sering mengisi ulang baterai dapat memendekkan usia pakai baterai. Agar baterai handphone awet, simak tips berikut:
1.      Salah satu penyebab utama yang sangat menguras baterai adalah bermain game. Keasyikan bermain game di handphone memang kadang membuat ketagihan dan lupa waktu. Sebaiknya mulai sekarang anda mengontrol kebiasaan bermain game di handphone, terutam ketika anda sedang dalam perjalanan dimana tidak ada fasilitas untuk meengisi ponsel ketika baterai ponsel habis.
2.      Jika anda yakintidak akan membuat panggilan apapun dan tidak akan ada panggilan masuk, terutama ketika anda sangat repot atau sangat sibuk, misalnya ketika sedang mengendrai kendaraan bermotor, atau saat di malam hari menjelang anda tidur, lebih baik matikan ponsel anda.
3.      Jika sedang berada di area yang susah sinyal atau kekuatan sinyal lemahuntuk jangka waktuyang lumayan lama, lebih baik matikan ponselkarena dalam proses pencarian sinyal ini kerja baterai akan lebih terkuras daripada dalam kondisisinyal kuat.
4.      Matikan lampu latar (backlight) dan fungsigetar ponsel. Atur fungsi getar ketika kondisi ringtone dimatikan. Bila anda sedang di tempat ramai, lebih baik menggunakan ringtone yang lebih keras dari biasanya daripada menggunakan fungsi getar.
5.      Non-aktifkan pemakaian fungsi blotooth dan tutup aplikasi browsing internet ketika sudah tidak digunakan.
6.      Jangan terlalu sering mematikan handphone untuk waktu yang sebentar.
7.      Atur volume dering ponsel dalam posisi sedang dan jangan terlalu sering digabung dengan fungsi getar.
8.      Usahakan untuk selalu mengisi baterai sampai penuh sebelum melepasnya dari charger.
Itulah beberapa tips untuk menghemat baterai ponsel yang dapat anda lakukan sehingga baterai ponsel akan menjadi lebih awet.

Kamis, 17 November 2011

Cara mengatasi Hadndphone kecemplung ke dalam air, jangan panik…!!!


Di dunia ini segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk jika tanpa sengaja handphone anda kecemplung ke dalam air ketika sedang beraktifitas. Sebaiknya anda jangan panik karena berikut ini adalah langkah-langkah pertolongan pertama pada handphone anda yang terkena air.
·         Segera keluarkan handphone anda dari dalam air, kemudian keluarkan baterai dan jangan sesekali mencoba menyalakan handphone karena dapat menyebabkan korsleting yang akan mengakibatkan kerusakan yang parah terhadap handphone anda
  • ·         Buka seluruh casing dan keringkan dengan lab kering dan halus
  • ·         Segeran keluarkan juga kartu SIM anda untuk mencegah kemungkinan kerusakan atau kehilangan data. Biarkan kartu SIM anda sampai benar-benar kering sebelum anda mengecek kondisinya.
  • ·         Keringkan ponsel sampai benar-benar kering. Anda bisa menggunakan pengering rambut (hairdryer) untuk membantu mengeringkan handphone anda. Namun pastikan jarak antara handphone dan hairdryer anda jangan sampai terlalu panas.
  • ·         Jika anda tidak mempunyai hairdryer, anda dapat mengubur handphone anda kedalam beras, karena beras merupakan unsure yang dapat menyerap kelembaban air sehingga handphone anda bisa cepat kering.
  • ·         Coba nyalakan handphone anda setelah benar-benar kering.
  • ·         Jika handphone anda ternyata ngadat, periksalah apakah handphone atau baterai anda yang rusak, dengan memakai baterai cadangan. Jika hanya baterainya yang rusak, anda tinggal membeli baterai baru.
  • ·         Jika hanphone anda tetap tidak mau menyala meski sudah memakai baterai cadangan, segeralah membawa handphone anda ketempat service handphone atau teknisi  terpecaya agar dapat segera diperiksa kerusakannya.
Demikian tadi tips mengatasi Handphone anda yang ke cemplung ke dalam air, silahkan anda mencobanya dan semoga bermanfaat.




Senin, 14 November 2011

PENGERTIAN ANIMASI dan KONSEP DASAR ANIMASI

 
Animasi merupakan suatu teknik menampilkan gambar berurut sedemikian rupa sehingga penonton merasakan adanya ilusi gerakan (motion) pada gambar yang ditampilkan. Secara umum ilusi gerakan merupakan perubahan yang dideteksi secara visual oleh mata penonton sehingga tidak harus perubahan yang terjadi merupakan perubahan posisi sebagai makna dari istilah 'gerakan'. Perubahan seperti perubahan warna pun dapat dikatakan sebuah animasi.

12 Prinsip Dasar Animasi

Untuk memahami 12 prinsip dasar animasi dapat dilihat dari sebuah gerak dan memahaminya secara berurutan. Kedua belas prinsip tersebut adalah:

1. Pose dan gerakan antara (Pose-To-Pose and Inbetween)

Sebagai misal kita mengambil adegan orang berjalan dengan menggunakan kamera. Bentangkan film yang sudah jadi dan akan terlihat rangkaian gambar yang berkesinambungan yang apabila diputar dengan kecepatan 24 frame per detik (film) atau 25 frame per detik (PAL) akan menghasilkan gambar bergerak.

Terkadang sulit untuk langsung meng-copy semua gerakan pada tiap frame. Untuk mempermudah seorang animator akan membagi sekuens gerakan dalam 2 bagian, yaitu pose dan gerakan antara.

Pose adalah gerakan paling ekstrim dari tiap gerakan yang ada dan inbetween adalah gerakan antara suatu pose ke pose lainnya.

Pada animasi 2D key animator akan menggambar key pose. Lalu inbetween melanjutkan dengan membuat gerakan antara satu pose ke pose yang lainnya.

2. Pengaturan waktu (Timing)

Dengan mengatur durasi gerakan, suatu karakter bisa terlihat berbeda dengan karakter yang lain. Walaupun posenya sama, tetapi dengan durasi gerak yang berbeda, maka ekspresi gerakan yang dihasilkan juga berbeda. Misalnya gerak lambat (jarak antar key pose cukup jauh), bergerak biasa, atau gerak cepat (jarak antar key pose lebih dekat).

3. Gerakan sekunder (Secondary Action)

Gerakan sekunder adalah gerakan yang terjadi akibat gerakan yang lain dan merupakan satu kesatuan sistem yang tidak terpisahkan dari gerakan utama. Misalnya pada saat melangkah, tangan kita akan mengimbangi langkah kaki kita, pinggang kita akan ikut berputar dan badan kita akan ikut condong bergerak ke kiri dan ke kanan. Gerakan tersebut adalah akibat dari gerakan utama yaitu langkah kaki yang terjadi akibat reaksi alamiah tubuh untuk tetap seimbang.

Untuk menciptakan gerakan sekunder menambah gerak alami, gerakan sekunder tidak boleh melebihi gerakan utama.

4. Akselerasi (Ease In and Out)

Setiap benda diam cenderung tetap diam dan setiap benda bergerak akan tetap bergerak kecuali mengalami percepatan atau akselerasi (hukum kelembaman Newton). Dari suatu pose yang diam ke sebuah gerakan akan terjadi percepatan dan dari gerakan sebuah pose akan terjadi perlambatan.

5. Antisipasi (Anticipation)

Pada dasarnya semua gerakan akan terjadi dalam 3 bagian, bagian awal yang disebut antisipasi, gerakan itu sendiri dan gerakan akhir yang disebut gerakan penutup (follow through). Misalnya pada saat kita meloncat kita akan menekuk kedua kaki kita, membungkukkan badan dan menarik kedua tangan ke bawah, barulah kita meloncat. Gerakan pendahuluan inilah yang disebut antisipasi.

Pada film animasi 2D sering kita melihat tokoh kartun yang menghilang dari layar dengan meninggalkan segumpal asap tebal. Sebelum lari tokoh tersebut memasang pose persiapan, kaki ditarik menjauh arah lari dan tangan merentang bersiap-siap lari dan kemudian tokoh itupun melesat dan meninggalkan asap tebal.

6. Gerakan lanjutan dan perbedaan waktu gerak (Follow Through and Overlapping Action)

Setiap benda yang bergerak akan cenderung tetap bergerak, bahkan setelah mendapat gaya yang menghentikannya (hukum kelembaman Newton). Misalnya saat kita berlari dan tiba-tiba berhenti. Badan kita akan sedikit terlempar ke depan, sebelum akhirnya kembali ke titik seimbang. Perhatikan setiap gerakan yang kita lakukan, kita akan menemukan dan merasakan "gerakan berlebih" pada setiap akhir gerakan yang kita lakukan. Gerakan tersebut yang disebut sebagai gerak penutup (follow trough).

Tidak semua gerakan terjadi atau berhenti pada saat yang bersamaan. Selalu ada selang waktu antara gerakan utama dengan gerakan sekunder. Seringkali gerakan-gerakan tersebut terasa bertintihan. Prinsip inilah yang dikenal sebagai overlapping action.

Biasanya gerakan sekunder akan mengalami perbedaan waktu gerak (overlapping action). Jika seekor binatang bergerak, ekornya akan ikut bergerak, tetapi gerakan ekor tidak berhenti bersamaan dengan gerakan binatang tersebut, melainkan berhenti beberapa saat lebih panjang.

7. Gerakan melengkung (Arc)

Pada saat kita menggelengkan kepala, gerakan yang dihasilkan adalah gerakan yang sedikit melengkung ke arah atas atau bawah yang membentuk lingkaran. Gerakan inilah yang disebut gerakan melengkung (arc) yang merupakan prinsip yang diterapkan pada animasi.

8. Dramatisasi gerakan (Exaggeration)

Dramatisasi gerakan adalah tindakan mempertegas apa yang sedang dilakukan. Sering kita melihat seorang aktor theater mendramatisasi atau melebih-lebihkan aksi mereka agar terlihat jelas oleh penonton. Saat marah sang aktor akan berkacak pinggang dan menuding-nuding lawannya.

Demikian pula saat tertawa, ia berkacak pinggang, menarik bagian atas tubuhnya ke belakang, mengangkat kepalanya ke atas, membuka mulut selebar-lebarnya dan akhirnya mengeluarkan suara tawa sedemikian kerasnya.

9. Elastisitas (Squash and Stretch)

Hal penting yang harus dilakukan adalah setiap benda yang mengalami pelenturan tetap akan mempertahankan volumenya. Jika sebuah karet berubah volumenya, realitas yang ada akan hilang.
Pada animasi prinsip ini tidak diberlakukan begitu saja, melainkan pada bagian tertentu dari suatu benda. Otot bisep misalnya, mengalami pelenturan yang lebih besar pada bagian tengahnya dibanding bagian tendon atau tepinya. Meskipun benda rigid atau benda relistis (seperti manusia) tampak tidak mengalami pelenturan, prinsip ini tetap saja digunakan. Pada saat melompat ke bawah badan kita akan tertekuk sedikit, gerakan ini yang merupakan gerakan sekunder mirip dengan peristiwa "penyek" yang terjadi pada bola karet yang dilempar ke lantai.

10 prinsip animasi pertama dikenalkan pertama kali oleh Fank Thomas dan Ollie Johnston. Lebih lanjut lagi John Lasseter (sutradara Toys Story) menambahkan 2 prinsip lagi yang akan segera kita pelajari bersama-sama.

10. Penempatan di bidang gambar (Staging)

Selain animasi yang bagus, cara menempatkan karakter dihadapan kamera juga mutlak diperlukan. Dengan menempatkan kamera atau karakter secara tepat, konsep yang kita inginkan dapat terbaca dengan mudah oleh penonton. Prinsip yang paling penting adalah prinsip sinematography dan prinsip silluet.

Dengan menempatkan kamera yang rendah, sebuah karakter akan terlihat besar dan menakutkan. Demikian juga dengan penempatan kamera yang tinggi, karakter akan terlihat kecil atau terlihat bingung. Penempatan kamera dengan arah miring (rolling) akan membuat gerakan terlihat dinamis. Penempatan secara simetris akan membuat karakter terlihat formal atau berwibawa, penempatan arah gerak secara diagonal juga akan membuat adegan terlihat
dinamis.

Melihat silluet karakter (hanya pada bagian foreground vs background) juga memberikan ketegasan pose sebuah karakter. Jika silluet karakter terlihat ambigu atau tidak jelas, maka akan sulit bagi penonton untuk mencerna aksi yang dilakukan karakter.

11. Daya tarik karakter (Appeal)

Setiap karakter dalam animasi haruslah mempunyai daya tarik yang unik, yang membedakannya dengan karakter yang lain. Bisa saja suatu karakter terlihat unik dari sisi desain, atau dari caranya menunjukkan ekspresi pribadinya.

12. Penjiwaan Karakter

Kemampuan akting adalah hal yang harus dimiliki oleh setiap karakter animator. Akting memungkinkan animator menterjemahkan tingkah laku dan daya tarik karakter secara tepat, sehingga penonton merasakan apa yang dimaui oleh seorang animator, bahkan walaupun tanpa dialog sekalipun.

Cara paling mudah menghayati suatu peran adalah dengan membayangkan karakter kita sebagai seorang aktor. Bayangkan kita menjadi diri mereka dan mulailah meniru tingkah laku dan ekspresi mereka.

"Animator yang baik adalah animator yang mampu menggerakkan seluruh anggota tubuhnya dan menterjemahkannya ke dalam suatu karya animasi."

Tanpa penjiwaan sebuah karakter akan terlihat datar, kaku dan tidak manusiawi. Penjiwaan peran adalah "roh" dari setiap karakter.


Sumber: http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/11/pengertian-animasi-konsep-pembuatan-animasi/